Skip to main content

Tim PKM UNSOED : Analisis Sentimen Bakal Calon Presiden Dengan Pemodelan Berbasis Machine Learning

[unsoed.ac.id, Rab 27/09/23] Semarak pesta pemilihan umum setiap 5 tahun sekali untuk pergantian Presiden, Wakil Presiden, dan para Dewan Perwakilan akan berlangsung kurang dari setahun lagi. Tepatnya pada tahun 2024 awal seluruh masyarakat Indonesia yang telah sesuai kriteria akan memberikan haknya dalam pemilu.

Diperkirakan sebanyak lebih dari 106 ribu jiwa di Indonesia adalah pemilih muda. KPU pun menuliskan bahwa pemilu 2024 nanti akan didominasi oleh Generasi Milenial dan Z yaitu sebesar 56%.

Sebuah inovasi yang menggabungkan aspek IPTEK serta situasi politik saat ini dijalankan oleh Tim PKM yang diketuai oleh Susi Setianingsih, serta empat anggota lainnya yaitu Maria Ulfa Chasanah, Balqist Kharisma Nayu, Athira Zahroh Firdausi R., dan Nurmadani Amalia.

Susi Setianingsih mengatakan, inovasi PKM ini berupa analisis sentimen terhadap tiga bakal calon presiden, antara lain Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto menggunakan metode pembelajaran mesin. Data yang terjaring dari salah satu platform sosial media ternama yaitu X atau yang dahulunya bernama Twitter akan disaring dan diberi label positif dan negatif.

“Selanjutnya, ribuan data yang berisi cuitan tentang bakal calon presiden tersebut akan dianalisis melalui algoritma pemodelan bernama Naive Bayes Classifier yang akan diberi modifikasi dengan penyeimbangan data melalui teknik Synthetic Minority Oversampling Technique  (SMOTE),” jelasnya.

Melalui penelitian tersebut, diharapkan bisa menjadi sebuah gambaran untuk para pemilih muda dalam menggunakan hak pilihnya pada 2024 nanti secara bijak dan berlandaskan fakta serta data.

#unsoedmajuterus

#merdekamajumendunia