FISIP UNSOED dan BorIIS Universiti Malaysia Sabah Perkuat Kerjasama
[unsoed.ac.id, Kam, 02/05/24] Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unsoed bersama Borneo Institute of Indigenous Studies (BorIIS), Universiti Malaysia Sabah (UMS), kembali memperkuat ikatan kerjasama, Senin (29/03/24). Hal ini ditandai dengan penandatanganan perpanjangan Letter of Intent yang berlangsung di Kampus UMS Kota Kinabalu, Sabah. Kedua belah pihak berkomitmen untuk memperpanjang kerjasama selama 5 tahun ke depan.
Kerja sama antara Fisip Unsoed dan BorIIS UMS telah melibatkan berbagai kegiatan dalam kerangka Tri Darma Perguruan Tinggi, seperti pertukaran dosen, penyelenggaraan konferensi internasional bersama, publikasi, dan pertukaran mahasiswa. Dalam upaya memperdalam kolaborasi mereka, fokus saat ini adalah pada riset mengenai akses pelayanan publik bagi migran tanpa dokumen.
Delegasi Fisip Unsoed dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Prof. Dr. Slamet Rosyadi, yang didampingi oleh Ahmad Sabiq, seorang peneliti dan dosen Ilmu Politik. Mereka diterima oleh Dr. Normah Abdul Latif, Direktur BorIIS, dan Prof. Dr. Rosazman Husin, mantan Direktur BorIIS. Turut hadir pula para peneliti dan para staf BorIIS.
"Perpanjangan Letter of Intent ini merupakan langkah penting dalam memperkuat hubungan antara Fisip Unsoed dan BorIIS UMS. Kami berharap kerjasama ini akan menghasilkan kontribusi yang signifikan dalam pemahaman dan penyelesaian masalah-masalah sosial yang relevan baik di Indonesia maupun di Malaysia," ujar Prof. Slamet Rosyadi.
Kerjasama ini diharapkan akan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kedua belah pihak serta masyarakat luas, serta menjadi landasan untuk kolaborasi lebih lanjut dalam rangka memajukan pengetahuan dan mempererat hubungan bilateral dua negara.
#unsoedmajuterus
#merdekamajumendunis