Skip to main content

Mahasiswa UNSOED Manfaatkan Anggur Laut Pada Budidaya Ikan Nila

[unsoed.ac.id, Sen, 09/10/23] Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) berhasil melaksanakan sebuah penelitian yang sangat menarik dan memiliki potensi besar untuk memberikan solusi inovatif dalam budidaya ikan nila. Eksperimen ini dilakukan di Laboratorium Fakultas Perikanan dan Kelautan Unsoed, di mana mereka menguji efek dari ekstrak anggur laut sebagai bahan antibakteri untuk mengatasi penyakit mematikan, yaitu Motile Aeromonas Septicemia (MAS), yang sering menjadi ancaman dalam budidaya ikan nila. Aeromonas hydrophila menurut Syafitri el al. (2021), merupakan salah satu jenis bakteri pathogen yang sangat mematikan dengan taraf kematian mencapat 80-100% pada waktu yang singkat.

Ketua Tim PKM, Ariya Abdul Gani, dengan penuh semangat menjelaskan bahwa ide ini timbul dari pemahaman akan kekayaan sumberdaya perairan Indonesia yang sangat melimpah, namun sayangnya, pemanfaatannya masih terbatas. “Oleh karena itu, tim merasa penting untuk melakukan penelitian yang berfokus pada salah satu potensi ini, yaitu anggur laut, yang memiliki potensi besar sebagai bahan antibakteri untuk melindungi ikan nila dari penyakit mematikan, yaitu Motile Aeromonas Septicemia,” jelasnya.

Penelitian ini memiliki sejumlah tahapan yang dimulai dari proses ekstraksi anggur laut, kemudian dilanjutkan dengan pengujian daya hambat serta uji langsung terhadap ikan nila. ikan nila yang sudah disuntik bakteri Aeromonas hydrophila kemudian diberi pakan yang telah diperkaya dengan ekstrak anggur laut.

Hasil yang sangat menarik dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat infeksi bakteri Aeromonas hydrophila, yang menjadi penyebab penyakit MAS, mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif atau yang tidak menerima perlakuan serupa. Bahkan, hasil yang diperoleh pada penelitian ini mampu bersaing dengan efek dari penggunaan antibiotik (kontrol positif).

Penelitian mengenai pemanfaatan anggur laut dalam memerangi Aeromonas hydrophila pada ikan nila merupakan salah satu program kreativitas mahasiswa (PKM) skema Riset Eksakta 2023 yang berhasil mendapatkan dana dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Dr.rer.nat Hamdan Syakuri, S.Pi. M.Si., selaku dosen pembimbing, berharap bahwa ide inovatif ini dapat menginspirasi peneliti muda dalam mengeksplorasi kekayaan sumber daya perairan Indonesia.

Harapannya melalui temuan dari penelitian ini akan memiliki dampak positif dalam produktivitas budidaya ikan nila di seluruh Indonesia. Selain itu, pemanfaatan anggur laut dapat mengurangi penggunaan antibiotk pada lingkungan budidaya sehingga menciptakan pangan yang aman dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

#unsoedmajuterus

#merdekamajumendunia